Ulasan OnePlus 15: Juara Baterai dengan Pengorbanan

10

Pasar ponsel cerdas adalah medan pertempuran peningkatan bertahap, tetapi OnePlus 15 menonjol dengan fitur utama: baterai besar berkapasitas 7.300 mAh. Kapasitas ini mengerdilkan sebagian besar pesaing, termasuk iPhone 17 Pro Max, dan mengatasi masalah kritis bagi banyak pengguna – kecemasan baterai. Namun di luar masa pakai baterai yang mengesankan, OnePlus 15 menghadirkan beragam peningkatan, pilihan desain, dan komitmen perangkat lunak yang memerlukan pertimbangan cermat.

Daya Tahan dan Performa Baterai: Kemenangan Jelas

Baterai OnePlus 15 adalah aset terkuatnya. Dalam pengujian, perangkat ini secara konsisten mengungguli pesaingnya, memberikan penggunaan berat selama lebih dari satu setengah hari, bahkan dengan permainan yang menuntut dan pengaturan tampilan yang tinggi. Meskipun pengujian pengurasan baterai yang ekstrem melampaui ekspektasi (lebih dari 45 menit bermain game dengan pengisian daya 1%), kinerja di dunia nyata membuktikan ponsel ini tahan lama.

Melengkapinya adalah prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5, menjadikan OnePlus 15 salah satu ponsel Android tercepat yang ada. Tolok ukur mengkonfirmasi keunggulannya dibandingkan ponsel andalan lama, dengan skor Geekbench 6 dan 3DMark Wild Life Extreme menyaingi iPhone terbaru. Dalam praktiknya, ini berarti multitasking lancar, permainan responsif, dan perlambatan minimal. Meskipun kadang-kadang mengalami panas berlebih dalam uji tekanan ekstrem, kinerjanya dapat diandalkan dalam penggunaan sehari-hari.

Desain dan Tampilan: Estetika yang Memecah belah

OnePlus telah meninggalkan bahasa desainnya yang ramping dan melengkung demi estetika yang lebih kotak dan bersudut yang mengingatkan pada teknologi lama. Sisi datar dan hasil akhir matte memberikan cengkeraman, meskipun beberapa orang mungkin menganggap desainnya kurang ergonomis. Modul kamera juga telah didesain ulang menjadi persegi bulat, yang mungkin mengalami polarisasi.

Layar 6,78 inci menawarkan resolusi tajam 2.722 x 1.272 dan kecepatan refresh 165Hz. Meskipun kecerahannya mencapai 1.800 nits, itu jauh di bawah puncak 3.000 nits pada iPhone 17 Pro. Meski begitu, tampilannya tetap cerah dan responsif untuk bermain game dan konsumsi media.

Performa Kamera: Kompeten, Namun Tidak Revolusioner

OnePlus 15 dilengkapi pengaturan tiga kamera 50 megapiksel (lebar, ultrawide, telefoto 3,5x). Tanpa penyetelan perangkat lunak Hasselblad, kamera bergantung pada pemrosesan milik OnePlus, yang dapat menghasilkan gambar dengan saturasi berlebih dengan HDR yang berat. Meskipun hasilnya secara umum baik, inkonsistensi warna antara lensa dan pasca-pemrosesan yang agresif tetap menjadi kelemahan.

Kamera unggul dalam kondisi pencahayaan yang baik, menangkap gambar yang hidup dan detail. Kemampuan zoom sangat mengesankan, menjaga ketajaman pada pembesaran 3,5x. Namun, kecenderungan ponsel untuk memproses gambar secara berlebihan mungkin tidak menarik bagi fotografer yang mencari tampilan natural.

Perangkat Lunak dan Pembaruan: Komitmen Jangka Pendek

OnePlus 15 menjalankan Android 16 dengan OxygenOS 16, skin yang relatif ringan dengan bloatware minimal. Namun, OnePlus hanya berkomitmen untuk melakukan pembaruan perangkat lunak selama empat tahun dan patch keamanan selama enam tahun. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibandingkan Samsung, Google, atau Apple, yang menawarkan dukungan selama tujuh tahun atau lebih. Umur yang lebih pendek ini mungkin menghalangi pembeli untuk mencari nilai jangka panjang.

Harga dan Ketersediaan

OnePlus 15 mulai dari $900 untuk RAM 12GB dan penyimpanan 256GB, mencapai $1.000 untuk RAM 16GB dan penyimpanan 512GB. Ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Samsung Galaxy S25 dan Google Pixel 10. Ponsel ini awalnya tersedia di Kanada pada 13 November, dengan preorder di AS mulai 4 Desember setelah sertifikasi FCC. Penawaran tukar tambah tersedia di situs web OnePlus.

Kesimpulan:

OnePlus 15 menghadirkan hal yang paling penting: masa pakai baterai dan kinerja. Baterainya yang besar dan prosesornya yang kuat menjadikannya pilihan yang menarik bagi pengguna yang mahir. Namun, desainnya yang memecah-belah, inkonsistensi kamera, dan dukungan perangkat lunak yang terbatas menimbulkan kekhawatiran. Jika umur panjang dan pengalaman kamera alami adalah prioritas, alternatif dari Samsung, Google, atau Apple mungkin lebih cocok. Namun bagi mereka yang mendambakan masa pakai baterai lebih lama dan daya mentah, OnePlus 15 adalah pesaing yang layak.