Samsung Galaxy S26 Ultra menawarkan spesifikasi yang mengesankan, tetapi banderol harga $1.300 menjadikannya nilai yang dipertanyakan. Bagi sebagian besar pengguna, Galaxy S25 Ultra tahun lalu – tersedia dengan harga bekas sekitar $720 – menawarkan kinerja yang hampir sama dengan harga yang lebih murah. Perbedaan antar generasi bersifat inkremental, menjadikan model terbaru ini memberikan laba atas investasi yang buruk bagi sebagian besar orang.
Ilusi Peningkatan
Peningkatan versi ponsel cerdas modern semakin berulang. Meskipun S26 Ultra menawarkan sedikit peningkatan pada kecepatan prosesor dan masa pakai baterai, peningkatan ini tidak terlihat dalam penggunaan sehari-hari. Kedua ponsel memiliki tampilan, kamera, dan dukungan perangkat lunak yang serupa. Pemasaran Samsung mendorong model terbaru, namun nilai sebenarnya terletak pada pengakuan bahwa produk unggulan tahun lalu masih merupakan pembangkit tenaga listrik.
S25 Ultra mengusung bingkai titanium, sedangkan S26 Ultra menggunakan aluminium. Perbedaan beratnya dapat diabaikan (hanya 4 gram). “Tampilan Privasi” S26 Ultra adalah fitur khusus yang sepertinya tidak bisa membenarkan kenaikan harga yang tajam bagi sebagian besar konsumen. Kenyataannya adalah S25 Ultra memberikan 95% pengalaman dengan hampir setengah harga.
Performa: Angka vs. Kenyataan
Di atas kertas, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 pada S26 Ultra mengungguli Snapdragon 8 Elite pada S25 Ultra. Tes benchmark menunjukkan peningkatan kinerja sekitar 10%, namun ini berarti perbedaan yang minimal di dunia nyata. Kedua ponsel menangani tugas-tugas berat seperti bermain game dan mengedit foto dengan mudah.
Performa kameranya juga hampir sama. Meskipun S26 Ultra memiliki aperture yang sedikit lebih lebar, dampak praktisnya terhadap kualitas gambar dapat diabaikan. Kedua ponsel mengambil foto luar biasa dengan rentang dinamis lebar dan kemampuan zoom yang mengesankan. Fitur Samsung yang didukung AI kemungkinan akan diluncurkan ke model lama, sehingga semakin mengurangi keunggulan S26 Ultra.
Perangkat Lunak dan Dukungan: Umur Panjang Itu Penting
Kedua ponsel menjalankan Android 16 dengan Samsung One UI 8, menawarkan fitur perangkat lunak yang identik. Samsung menjamin pembaruan keamanan selama tujuh tahun untuk kedua model, memastikan S25 Ultra tetap aman setidaknya hingga tahun 2032. S26 Ultra akan bertahan hingga tahun 2033, tetapi dukungan tambahan satu tahun tidak sebanding dengan harga premiumnya.
Daya tahan baterai sedikit lebih baik pada S26 Ultra, namun perbedaannya minimal. Streaming YouTube selama tiga jam menguras kedua ponsel dengan jumlah yang sebanding. S25 Ultra bekas mungkin memiliki kesehatan baterai yang sedikit menurun, tetapi hal ini tidak akan menjadi signifikan setelah hanya satu tahun penggunaan.
Pilihan yang Lebih Cerdas: Galaxy S24 Ultra
Jika Anda ingin menghemat lebih banyak uang, pertimbangkan Galaxy S24 Ultra, tersedia di pasar bekas dengan harga sekitar $536. Kameranya sebanding, prosesornya masih berkinerja baik, dan tetap aman hingga tahun 2031. Pembaruan bertahap dari Samsung berarti bahwa model lama tetap memiliki nilai yang besar lama setelah versi yang lebih baru dirilis.
Industri telepon mengandalkan meyakinkan konsumen bahwa model terbaru itu penting. Namun bagi kebanyakan orang, produk andalan tahun lalu memberikan lebih dari cukup kekuatan dan fitur dengan biaya yang jauh lebih rendah. Peningkatan sebenarnya terletak pada pengakuan kebenaran sederhana ini.
Kesimpulan: Samsung Galaxy S26 Ultra terlalu mahal untuk apa yang ditawarkannya. S25 Ultra – atau bahkan S24 Ultra – memberikan proposisi nilai yang unggul, menghadirkan kinerja unggulan tanpa banderol harga selangit. Jangan tertipu oleh sensasi pemasaran; pembeli cerdas melewatkan generasi terbaru dan menghemat ratusan dolar.
