Audio nirkabel kini menjadi hal yang lumrah, namun kualitasnya bukan hanya tentang Bluetooth itu sendiri. Codec yang digunakan menentukan cara musik Anda ditransmisikan – pada dasarnya, bahasa yang digunakan antara perangkat dan headphone Anda. Meskipun banyak yang menganggap remeh hal ini, memahami codec dapat menghasilkan suara yang lebih baik.
Mengapa Codec Penting
Bluetooth adalah koneksinya, tetapi codec menentukan fidelitas audio. Audio nirkabel awal tampaknya mustahil; sekarang, codec resolusi tinggi menjanjikan kualitas melebihi era MP3. Namun, kompatibilitas adalah kuncinya: tidak semua perangkat mendukung setiap codec, dan memaksakannya mungkin tidak selalu bermanfaat.
Dasar-dasar: SBC dan LC3
Setiap perangkat Bluetooth harus mendukung SBC (Pengodean Subband Kompleksitas Rendah). Ini adalah standar universal yang dirancang untuk kompatibilitas luas tetapi kualitasnya dapat bervariasi tergantung pada penerapan pabrikan. Meskipun SBC mungkin terdengar bagus, namun bisa juga buruk.
LC3 (Codec Komunikasi Kompleksitas Rendah), yang diperkenalkan dengan Bluetooth 5.2, bertujuan untuk meningkatkan kualitas audio pada kecepatan bit yang sama atau lebih rendah. Ini lebih baru dan kurang umum, sehingga memerlukan ponsel dan headphone Anda untuk mendukungnya.
Meningkatkan: AptX dan AAC
AAC (Advanced Audio Coding) adalah codec pilihan Apple, dan umumnya berkinerja baik di perangkat iOS. Di Android, AptX, yang dikembangkan oleh Qualcomm, menawarkan banyak variasi.
- AptX: Versi dasar, kini sebagian besar digantikan oleh codec yang lebih baru.
- AptX HD: Awalnya menjanjikan kecepatan bit yang lebih tinggi, kini sebagian besar terintegrasi ke dalam AptX Adaptive.
- Latensi Rendah AptX: Mengurangi penundaan audio untuk bermain game, meskipun tidak banyak digunakan.
- AptX Adaptive: Kecepatan bit terbaru dari Qualcomm yang secara dinamis menyesuaikan untuk koneksi yang stabil, namun penerapannya bervariasi.
Qualcomm juga memasarkan Snapdragon Sound, yang menunjukkan dukungan untuk varian AptX berkualitas lebih tinggi, termasuk AptX Lossless.
Fidelitas Tinggi: LDAC dan AptX Lossless
LDAC (Sony) dan AptX Lossless bertujuan untuk transmisi lossless – menjaga kualitas audio tanpa pengurangan. Ini memerlukan bit rate yang tinggi, yang berpotensi membahayakan stabilitas koneksi.
Kecepatan bit variabel LDAC (330-990 kbps) memerlukan konfigurasi manual dalam pengaturan pengembang untuk kualitas optimal. AptX Lossless mendorong bandwidth maksimum (hingga 1.200 kbps) tetapi dapat kembali ke AptX Adaptive jika koneksi tidak stabil.
Apakah Itu Penting?
Dampak codec sering kali dilebih-lebihkan. Headphone yang lebih baik, ukuran yang pas, dan sumber audio berkualitas lebih tinggi akan menghasilkan peningkatan yang lebih nyata daripada sekadar mengganti codec. Perbedaan halus mungkin terdengar dalam kondisi ideal, namun faktor dunia nyata seperti interferensi dan jarak lebih penting.
Jangan berharap perubahan codec secara ajaib mengubah earbud beranggaran rendah menjadi performa kelas atas. Jika Anda telah mengoptimalkan semuanya, bereksperimen dengan codec mungkin menawarkan keuntungan kecil, namun prioritaskan perangkat keras terlebih dahulu.
Pada akhirnya, codec terbaik adalah codec yang dapat diandalkan dalam pengaturan Anda. Jika Anda tidak dapat mendengar perbedaannya, atau jika codec berkualitas lebih tinggi menyebabkan putus sekolah, tetap gunakan yang terbaik.


























