Antropis untuk Melawan Label Risiko Rantai Pasokan Pentagon di Pengadilan

17

Anthropic, sebuah perusahaan kecerdasan buatan, akan menantang Departemen Pertahanan (DOD) secara hukum setelah dianggap sebagai risiko rantai pasokan. Langkah ini dilakukan setelah berminggu-minggu perselisihan mengenai akses militer terhadap sistem AI, yang berpotensi menghalangi Anthropic bekerja dengan Pentagon dan kontraktornya. CEO Dario Amodei menyebut keputusan DOD “tidak masuk akal secara hukum” dan menegaskan Anthropic tidak akan mengizinkan AI-nya digunakan untuk pengawasan massal atau senjata yang sepenuhnya otonom, sebuah sikap yang menurut Pentagon tidak dapat diterima.

Perselisihan Inti
DOD mengupayakan akses tidak terbatas ke AI Anthropic untuk “semua tujuan yang sah”, sementara Anthropic bersikeras melakukan pembatasan. Amodei mengklarifikasi bahwa penunjukan tersebut hanya memengaruhi kontrak dengan DOD, bukan penggunaan AI oleh pelanggan yang lebih luas. Ia lebih lanjut berpendapat bahwa undang-undang tersebut menuntut cara yang paling tidak membatasi untuk melindungi rantai pasokan, yang menyiratkan bahwa pendekatan Departemen Pertahanan terlalu agresif.

Kebocoran Memo dan Kesepakatan OpenAI
Konflik meningkat setelah memo internal dari Amodei yang mengkritik kemitraan DOD OpenAI sebagai “teater keselamatan” bocor. OpenAI telah menandatangani kesepakatan untuk menggantikan Anthropic, yang memicu reaksi balik dari jajarannya sendiri. Amodei meminta maaf atas kebocoran tersebut, dan menghubungkannya dengan serangkaian pengumuman yang cepat, termasuk pernyataan presiden tentang penghapusan Anthropic dari sistem federal. Dia mengklaim memo itu merupakan reaksi tergesa-gesa terhadap peristiwa tersebut dan tidak lagi mencerminkan penilaiannya saat ini.

Masalah Keamanan Nasional dan Operasi yang Sedang Berlangsung
Anthropic saat ini mendukung operasi AS di Iran, menyediakan model AI-nya kepada Departemen Pertahanan dengan biaya lebih rendah selama “operasi tempur besar yang sedang berlangsung.” Perusahaan bermaksud untuk melanjutkan dukungan ini selama masa transisi.

Tantangan Hukum dan Bantuan Terbatas
Menantang penunjukan tersebut di pengadilan akan sulit karena undang-undang memberikan Pentagon keleluasaan luas dalam masalah keamanan nasional. Pengadilan ragu-ragu untuk mengesampingkan pemerintah dalam permasalahan ini, sehingga memerlukan ambang batas hukum yang sangat tinggi untuk membatalkan keputusan tersebut. Seperti yang dikatakan oleh Dean Ball, mantan penasihat AI di Gedung Putih, “Pengadilan enggan untuk menebak-nebak pemerintah mengenai apa yang merupakan masalah keamanan nasional dan apa yang bukan.”

Kesimpulannya, Anthropic siap melawan label DOD di pengadilan sambil terus mendukung operasi militer yang sedang berlangsung. Perselisihan ini menyoroti meningkatnya ketegangan antara pengembang AI dan pemerintah mengenai kendali dan pembatasan teknologi canggih, dengan perselisihan hukum yang kemungkinan akan semakin sering terjadi seiring dengan semakin mendalamnya integrasi AI dalam keamanan nasional.