Bank Islam Mal yang Didukung AI Mendapat Pendanaan Awal senilai $230 Juta

31

Startup fintech yang berbasis di Abu Dhabi, Mal, telah mengumpulkan $230 juta dalam putaran awal, yang merupakan pendanaan terbesar di Timur Tengah dan Afrika. Pendanaan tersebut, yang dipimpin oleh BlueFive Capital, akan mendorong pengembangan bank digital Islam berbasis AI yang menargetkan populasi Muslim global yang kurang terlayani dan komunitas yang kurang memiliki rekening bank.

Pendekatan Baru dalam Keuangan Islam

Mal bertujuan untuk mengganggu pasar keuangan Islam senilai $7 triliun, yang saat ini tidak memiliki pemain global yang dominan. Bank ini akan menawarkan alat keuangan mobile-first, memanfaatkan kecerdasan buatan untuk melayani lebih dari 2 miliar nasabah potensial. Hal ini merupakan peluang besar, karena sistem perbankan tradisional sering kali gagal memenuhi kebutuhan spesifik demografi ini.

Kepemimpinan dan Strategi Pasar

Didirikan oleh pengusaha serial Abdallah Abu-Sheikh, Mal memiliki tim kepemimpinan dengan pengalaman dari bank digital terkemuka seperti Revolut dan Nubank. Perusahaan merencanakan peluncuran bertahap mulai tahun 2026, dengan memprioritaskan pasar-pasar utama di Timur Tengah dan Asia di mana permintaan akan solusi keuangan yang mudah diakses sangat tinggi.

Pentingnya Investasi Ini

Besarnya putaran benih ini — $230 juta — sungguh luar biasa. Hal ini menandakan kepercayaan investor yang kuat terhadap model bisnis berbasis AI dan potensi sektor keuangan Islam yang belum dimanfaatkan. Kesuksesan Mal bergantung pada perolehan persetujuan peraturan di berbagai pasar dan keberhasilan penskalaan platformnya.

Latar Belakang Pendiri: Rekam Jejak Kesuksesan

Abu-Sheikh memiliki sejarah yang terbukti dalam membangun dan keluar dari usaha yang sukses, termasuk perusahaan energi terbarukan LUX Development Partners, pasar digital Rizek, dan produsen kendaraan listrik Barq EV. Perusahaan sebelumnya, Astra Tech, mendapatkan investasi $500 juta dan mengakuisisi platform fintech dan komunikasi terkemuka.

Apa Artinya bagi Masa Depan

Masuknya Mal ke dalam pasar dapat memaksa petahana untuk beradaptasi atau berisiko kehilangan pangsa pasar. Pendekatan asli AI menjanjikan efisiensi, personalisasi, dan inklusi keuangan yang lebih besar.

Putaran pendanaan ini menegaskan bahwa masa depan keuangan semakin digital, didorong oleh AI, dan fokus untuk melayani populasi yang sebelumnya terabaikan.

Ambisi Mal jelas: menjadi pemimpin global dalam perbankan digital Islam. Dua tahun ke depan akan menjadi masa yang sangat penting bagi perusahaan untuk mengatasi hambatan peraturan dan mempersiapkan peluncuran penuhnya.